Ahad, 13 November 2011

Apabila segalanya dipersoalkan

Apabila isi hati dipersoalkan?Persoalannya sekarang adakah kita jujur pada hati kita sendiri?Jujurkah kita pada hati kita sendiri??Adilkah kita pada hati kita sendiri?Persoalannya lagi, mampukah kita bersikap adil pada hati kita dan juga pada hati insan lain?Adakah hidup kita ini hanyalah untuk melihat orang lain gembira tanpa mempedulikan hati kita yang merana?Apakah itu yang dinamakan kehidupan?Iyee...nampak macam senang....nampak macam mudah....tetapi pada hakikatnya terlalu pahit.....jangan lupa pada ayat ni...'Bukan mudah untuk menjadi mudah...dan bukan susah untuk menjadi susah'.....biar bersusah payah dahulu asalkan hasilnya sangat memberangsangkan...Mengapa dipersoalkan lagi pada sesuatu yang ingin dilakukan dengan cara yang mudah?

Nampak kejam bukan??Kalau hati tak kuat, hati tak cekal, hati tak tabah.....tak usahlah menempah sesuatu yang kita rasa mustahil untuk menempuhinya.....Kalau tidak ada kesusahan, kalau tidak ada kesakitan, kalau tidak ada kepahitan....apakah itu dinamakan kehidupan??Tidakkah ada peluang untuk aku merasainya?Tidakkah ada peluang untuk merasai kepahitan,kesusahan dan kesakitan?Yakin pada diri sendiri adalah yang terbaik...Kalau diri sendiri pun tidak yakin, adakah orang lain akan baik hati untuk merasa yakin bagi pihak kita??Tidak ada kan?

Hati takkan mampu menipu kita....mulut kata tidak tetapi hati??Siapa lagi yang tahu kalau tidak diri kita sendiri....Mereka yang mempersoalkan itu......takkan pernah merasa apa yang hati kita rasa......mereka hanya tahu mempersoalkan...tidak pernah sesekali mereka bertanyakan pada kita tentang hati dan perasaan kita.....tidak pernah sesekali mereka berniat mahu membantu ataupun memberi kata-kata semangat....ataupun nasihat.....Adilkah?Jangan terlalu berkata-kata pada sesuatu yang kita tidak tahu...takut nanti terkena pada diri ataupun saudara-mara ataupun adik beradik....ataupun anak-anak.......